Warning: Undefined variable $add in /home/tafaqquc/public_html/wp-content/plugins/meta-keywords-generator/plugin.php on line 183

Warning: Undefined variable $description in /home/tafaqquc/public_html/wp-content/plugins/meta-keywords-generator/plugin.php on line 185

Deprecated: str_contains(): Passing null to parameter #1 ($haystack) of type string is deprecated in /home/tafaqquc/public_html/wp-includes/shortcodes.php on line 709

Deprecated: str_replace(): Passing null to parameter #3 ($subject) of type array|string is deprecated in /home/tafaqquc/public_html/wp-content/plugins/meta-keywords-generator/plugin.php on line 185

​MENJAGA RAHASIA

Diriwayatkan dari Jabir bin Abdillah RA, Rasul SAW bersabda : إِذَا حَدَّثَ الرَّجُلُ الْحَدِيثَ ثُمَّ الْتَفَتَ فَهِيَ أَمَانَةٌ Apabila seseorang berbicara kemudian menoleh (ke kanan ke kiri untuk memastikan keadaan) maka pembicaraan tersebut adalah amanat (bagi pendengarnya) [HR Turmudzy] Dalam Kamus Besar Bahasa Indonesia, rahasia didefinisikan sebagai sesuatu yang sengaja disembunyikan supaya tidak diketahui orang…

Read More

HAKIKAT THAHARAH; Perspektif al-Ghozali

Tafaqquh.com – Thoharoh dalam perspektif Al-GhozaliBersuci dalam pandangan al-Imam Al-Ghozali terbagi kedalam empat tingkatan Pertama, bersuci lahiriyah dari hadats dan najis Kedua, mensucikan anggota tubuh dari dosa Ketiga, mensucikan hati dari akhlak yang tercela dan prilaku rendah yang dibenci Allah. Keempat, mensucikan jiwa dari selain Allah Seorang hamba tidak bisa mencapai tingkatan tertinggi sebelum ia…

Read More

UTAWI IKI IKU ONO FASAL SUWIJI; Tradisi Intelektual Ala Pesantren Salaf

Tafaqquh.com – Bagi anda yang tidak atau belum pernah merasakan keunikan mencari ilmu di pondok pesantren, khususnya pesantren-pesantren jawa tradisional atau pesantren salaf, anda mungkin kurang “ngeh” dengan judul diatas. Metode “Utawi iki iku”, penulis menyebutnya demikian karena tidak ada nama paten untuk metode ini. Kami sebut metode karena “utawi iki iku” dirancang sedemikian rupa…

Read More

Hukum Memanjangkan Kuku

Pertanyaan:  Bagaimanakah hukum memanjangkan kuku? Jawaban:  Dari Abu Hurairah radhiyallahu ‘anhu, Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda, الْفِطْرَةُ خَمْسٌ الْخِتَانُ وَالِاسْتِحْدَادُ وَقَصُّ الشَّارِبِ وَتَقْلِيمُ الْأَظْفَارِ وَنَتْفُ الْآبَاطِ “Ada lima macam fitrah , yaitu : khitan, mencukur bulu kemaluan, memotong kumis, memotong kuku, dan mencabut bulu ketiak.” (HR. Bukhari no. 5891 dan Muslim no. 258) Hukum…

Read More

Diskusi Ringan Tentang Urf

Tafaqquh.com – Dalam sebuah diskusi kecil dengan seorang sahabat lama, penulis mendapat pertanyaan tentang sebuah kaidah fiqih yang berbunyi al-‘adah muhkamah atau muhakkamah. Adat itu bisa menjadi hukum. Itu maksudnya bagaimana?  Dengan segala keterbatasan, penulis mencoba me”roisi” (istilah pesantren untuk santri yang kebagian tugas menyampaikan materi pada sebuah diskusi atau musyawarah) beliau yang sebenarnya lebih…

Read More

PUJIAN SEBELUM SHOLAT; Haramkah

Assalamu’alaikum wr wb, Saya ingin bertanya tentang puji – pujian / sholawat antara adzan dan iqomah. Di tempat saya (Kalimantan Tengah) pada umumnya, diantara adzan dan iqomah itu ada bacaan puji – pujian / sholawat ataupun istighfar. Bagaimanakah hukum puji pujian tersebut ? Mohon dijelaskan. Kemudian pada suatu waktu Imam masjid di tempat saya melakukan sebuah perubahan. Pada awalnya beberapa…

Read More

MENGAJAR AL-QUR’AN PADA WAKTU HAIDL

  Tafaqquh.com – Tulisan ini merupakan uraian jawaban dari pertanyaan beberapa teman tafaqquh tentang hukum wanita haidl membaca dan menyentuh al-Qur’an, terutama mereka yang oleh Allah diberi amanat untuk mengajar al-Qur’an pada anak-anak. Terdapat perbedaan pendapat di antara para ulama tentang hukum membaca dan membawa Al-Qur’an bagi orang yang sedang haid. Pendapat Ulama’ tentang hal…

Read More

Kamus Fiqih; Shighot Tarjih Madzhab Syafiiyah (Bagian 5)

Oleh : Achmad Hafidh 60. Redaksi  تمحل mengindikasikan adanya rekayasa dalam sebuah pendapat atau jawaban. 61. Redaksi  لو قيل كذا، لم يبعد، ليس ببعيد، لكان قريبا أو أقرب bentuk ungkapan yg berfungsi untuk mentarjih (menguatkan) satu pendapat atau jawaban. 63. Redaksi  فيه نظر diterapkan untuk pendapat atau jawaban yg bermuara fasad (batal/tidak dapat diamalkan). 64….

Read More

Apa Dasar Menjawab Adzan As-Shalatu Khairun Min An-Naum

Oleh : Ust. Ma’ruf Khozin Tafaqquh.com – Anjuran menjawab Adzan disabdakan oleh Rasulullah shalla Allahu alaihi wa sallama: (ﺇﺫا ﺳﻤﻌﺘﻢ اﻟﻨﺪاء ﻓﻘﻮﻟﻮا ﻣﺜﻞ ﻣﺎ ﻳﻘﻮﻝ اﻟﻤﺆﺫﻥ) “Jika kalian mendengar adzan maka ucapkanlah seperti yang diucapkan muadzin” (HR Muslim) ﻗﺎﻝ اﻟﻘﺎﺭﻯء ﻓﻲ اﻟﻤﺮﻗﺎﺓ ﺇﻻ ﻓﻲ اﻟﺤﻴﻌﻠﺘﻴﻦ ﻓﺈﻧﻪ ﻳﻘﻮﻝ ﻻ ﺣﻮﻝ ﻭﻻ ﻗﻮﺓ ﺇﻻ ﺑﺎﻟﻠﻪ ﻭﺇﻻ ﻓﻲ…

Read More

Kamus Fiqih; Shighot Tarjih Madzhab Syafi’iyah ( Bagian III )

ISTILAH-ISTILAH FIQIH SEBAGAI INDIKATOR PENDAPAT YG DIJADIKAN SEBAGAI PIJAKAN HUKUM DAN YANG TERILIMINASI ( Bagian III ) Redaksi قيل mengindikasikan adanya khilaf, redaksi qiil berstatus lemah, dan khilaf terjadi di antara para pengikut Imam As-Syafi’i (ashab), dan khilaf berupa satu tinjauan analisis (wajah) dari beberapa wajah Ashab bukan satu pendapat dari beberapa pendapat Imam As-Syafi’i….

Read More
Back To Top