Senin, April 22
Shadow

Tag: ubudiyyah

Bagaimana Hukum Melaksanakan Ibadah Haji dengan Uang Haram?

Bagaimana Hukum Melaksanakan Ibadah Haji dengan Uang Haram?

FIQIH MUQORON
Rukun Islam yang kelima adalah melaksanakan ibadah haji. dalam pelaksanaannya, seorang muslim diwajibkan ketika sudah memenuhi persyaratan. Salah satu persyaratannya adalah kemampuan dalam hal materi. Sebab, dalam ibadah haji seseorang pasti butuh biaya seperti transportasi dan lain-lain.             Pada persyaratan kemampuan dalam hal materi ini ada sebuah persoalan. Bagaimana jika seorang muslim berangkat ibadah haji dengan menggunakan harta yang haram. Apakah ibadah haji yang dilaksanakannya bisa sah? Apakah Haji dengan Uang Haram Sah?             Para ulama masih berbeda pendapat mengenai masalah ini. Para ulama kalangan mazhab Hanafi, mazhab Maliki, dan Mazhab Syafi...
Beribadah dengan Ikhlas

Beribadah dengan Ikhlas

FIQHUNNAFS
Ibadah merupakan sebuah persembahan yang hanya ditunjukkan untuk Tuhan seluruh alam, yakni Allah SWT. Meskipun sebenarnya Allah tidak butuh ibadah kita, tapi karena kita yang butuh maka tetap saja kita harus tetap beribadah. Karena tujuan Allah menciptakan kita sebagai manusia adalah untuk beribadah. Allah berfirman dalam surah Az-Zariyat ayat 56, وَمَا خَلَقْتُ الْجِنَّ وَالْاِنْسَ اِلَّا لِيَعْبُدُوْنِ “Tidaklah Aku menciptakan jin dan manusia kecuali untuk beribadah kepada-Ku.” Ada banyak ibadah yang bisa kita persembahkan kepada Allah. Salah satunya adalah ibadah puasa yang agak sulit untuk divisualisasikan dalam bentuk gambar. Hal ini dikarenakan puasa adalah ibadah dengan cara menahan diri dari makan dan minum. Meskipun menahan itu kata kerja, tapi pekerjaan itu tidak bisa ...
Al-Imam Muhyiddin Abi Zakariya Yahya An-Nawawi (Bagian Tiga)

Al-Imam Muhyiddin Abi Zakariya Yahya An-Nawawi (Bagian Tiga)

FUQOHA'
Di samping memiliki semangat belajar yang tinggi, Imam Nawawi juga punya semangat menulis yang tak kalah besar. Beliau banyak mengabdikan masa hidupnya dengan menulis. Meski begitu, tidak semua karangan beliau yang tuntas hingga menjadi satu kitab utuh. Untuk itu, Penulis membaginya menjadi tiga bagian. Kitab yang Ditulis Tuntas dan Tersebar Pertama, kitab Riyadl Ash-Shalihin yang menjadi maha karya Imam Nawawi. Kitab ini banyak dikaji di pesantren dan sering menjadi kitab yang dikaji secara pasanan atau dimaknai secara tuntas. Berisi kumpulan hadis yang digolongkan dalam sembilan belas bab, Imam Nawawi mengungkapkan dalam mukadimahnya, “Saya berharap, jika kitab ini selesai, dapat menuntun pembaca untuk beramal saleh serta dapat menghindarkan dari segala keburukan dan segala hal ya...
Ngaji Safinah An-Najah ke-16 Syarat-syarat berwudu

Ngaji Safinah An-Najah ke-16 Syarat-syarat berwudu

KAJIAN KITAB
شروط الوضوء عشرة: الإسلام، والتمييز، والنقاء عن الحيض والنفاس Kebanyakan penulis syarah kitab Safinah An-Najah memberikan judul pasal ini sebagai syarat-syarat berwudu. Tujuannya agar serasi dengan redaksi yang digunakan Mushannif شروط الوضوء. Kendati demikian, bila ditelisik lebih dalam, syarat-syarat ini juga berlaku bagi mandi, tayamum, bahkan seluruh ibadah. Mari kita bahas lebih lanjut. Syarat Pertama: Islam Syarat pertama, Islam. Syarat ini tidak hanya berlaku dalam bersuci, tetapi juga dalam masalah ibadah. Karena Islam merupakan syarat niat, yang menjadi penentu keabsahan ibadah, seperti dalam hadis Sayyidina Umar yang telah diterangkan sebelumnya. Oleh karenanya, wudlu atau mandi wajib yang dilaksanakan oleh orang non-muslim tidak sah. Tetapi terdapat pengecualian, y...
Ngaji Safinah An-Najah ke-15 Fardhu-fardhu Mandi

Ngaji Safinah An-Najah ke-15 Fardhu-fardhu Mandi

KAJIAN KITAB
فَصْلٌ فِي الْغُسْلِ فُرُوْضُ الغُسْلِ اثْنَانِ: النِّيَةُ وَتَعْمِيْمُ البَدَنِ بِالْمَاءِ Mandi merupakan salah satu cara bersuci. Tujuan dari mandi ini tidak hanya memenuhi kewajiban syariat, yakni menghilangkan hadas, melainkan juga mengandung unsur sosial. Ini tercerminkan pada mandi sunah sebelum melakukan salat jumat. Alasan dianjurkan untuk melakukan mandi agar tidak mengganggu orang yang berada di sekitarnya saat melakukan salat. Seperti halnya wudu’, dalam mandi pun ada keharusan berniat. Baik mandi wajib, atau mandi sunah, seperti mandi di hari raya. Secara umum, keharusan niat pada suatu pekerjaan digunakan untuk membedakan antara ibadah, dan kebiasaan. Mandi merupakan kegiatan sehari-hari yang dilakukan oleh manusia. Untuk membedakan antara rutinitas , dan mandi yang d...
Ngaji Safinah ke-14

Ngaji Safinah ke-14

KAJIAN KITAB, Uncategorized
Memandikan mayit. (Hal yang mewajibkan mandi–selesai) Muhtaddin Rahayu, Mahasantri Ma’had Aly An-Nur II Malang (فصل) موجبات الغسل ستة : إيلاج الحشفة في الفرج و خروج المني و الحيض والنفاس و الولادة والموت             Selanjutnya, hal yang mewajibkan mandi bagi laki-laki dan perempuan adalah meninggal. Kewajiban ini dibebankan pada orang yang masih hidup, bukan mayit. Karena bagaimana mungkin mayit diperintahkan untuk mandi?             Kewajiban mandi ini bermula dari hadis, اغْسِلُوْهُ ‌بِمَاءٍ ‌وَسِدْرٍ “Mandikanlah mayit dengan air dan dan Bidara.”             Hadis ini bemula dari peristiwa sahabat Nab...
Benarkah Wanita Haid Dilarang Ziarah Kubur?

Benarkah Wanita Haid Dilarang Ziarah Kubur?

KONSULTASI
(Tuhandi/Mahasantri Ma’had Aly An-Nur II Semester VII) Dalam beberapa kesempatan, kita akan menjumpai suatu fenomena pemakaman atau perkuburan umum dibanjiri oleh orang-orang di pagi hari. Salah satunya saat hari Jumat Legi. Ziarah kubur atau biasa disebut nyekar di hari Jumat Legi memang sudah menjadi tradisi masyarakat Indonesia, terutama masyarakat Jawa. Ziarah kubur juga salah satu amalan yang disyariatkan dalam Islam. Nabi SAW bersabda, « ‌نَهَيْتُكُمْ عَنْ زِيَارَةِ الْقُبُورِ فَزُورُوهَا » “Telah aku larang kalian untuk menziarahi kubur (sebelumnya), maka (sekarang) berziarahlah.” (HR. Muslim No. 977). Terkait ziarah kubur ada salah satu anggapan, yang sepertinya sudah menjadi keyakinan banyak orang seperti di kampung kami, bahwa wanita haid dilarang keras pergi ziarah...
Kemaslahatan, Tujuan Final Nilai Ajaran Islam

Kemaslahatan, Tujuan Final Nilai Ajaran Islam

USHUL FIQH
(Mahasantri Mahad Aly An-Nur II Al-Murtadlo Malang/Semester 4) Islam itu agama yang unik. Kenapa penulis katakan unik? Karena, di satu sisi, nilai ajaran yang ada di dalamnya bersumber dari langit (Tuhan), namun, di sisi lain, tujuan nilai ajaran tersebut tidak lain adalah untuk kebahagiaan bumi (umat manusia). Kemaslahatan umat manusia adalah tujuan final diciptakannya nilai ajaran Islam.   Bagaimana membuktikan pernyataan di atas? Mari kita belajar salah satu tema kajian Ushul Fikih (Metodologi Hukum Islam), yakni seputar “kemaslahatan sebagai rujukan utama dalam menelurkan suatu hukum.” Salah satu khazanah yang bisa kita telaah adalah kitab bertajuk Ilmu Ushul Fikih, karangan Imam Abdul Wahab Khalaf, salah seorang pemikir Islam yang lahir di tengah-tengah kolonialisme ...
Islam itu Mudah, Kalau Kita Memahaminya

Islam itu Mudah, Kalau Kita Memahaminya

QAWAIDUL FIQHIYAH
Vicky Syahrul Hermawan (Mahasantri Mahad Aly An-Nur II Al-Murtadlo Malang/Semester 5) Sebaik-baik nilai ajaran Islam adalah yang paling mudah diaplikasikan umat pemeluknya. Begitulah pesan Nabi kepada kita. Lebih lengkapnya, pesan tersebut bisa dilihat melalui teks hadis di bawah ini, إنَّ خَيْرَ دِينِكُمْ أَيْسَرُهُ إنَّ خَيْرَ دِينِكُمْ أَيْسَرُهُ ”Sebaik-baik (ajaran) agama (yang kalian peluk) adalah yang paling mudah (dilakukan).” (HR. Imam Ahmad) Imam As-Suyuthi, di dalam kitab Asbah wa Nadhair, menyertakan hadits di atas sebagai dasar untuk mengaplikasikan salah satu kaidah pokok di dalam kajian Qawaidul al-Fiqh. Kaidah tersebut berbunyi, الْمَشَقَّةُ تَجْلِبُ التَّيْسِير ”Kesukaran bisa menarik kemudahan.” Melalui kaidah sederhana ini, Imam As-Suyuthi hend...
Status Puasa Pengidap Ambeien

Status Puasa Pengidap Ambeien

FIQIH
        Sudah menjadi pemahaman umum, bahwa salah satu kewajiban bagi orang yang sedang puasa adalah meninggalkan hal-hal yang dapat membatalkannya. Tahukah pembaca apa saja sesuatu yang membatalkan puasa? Ada 10 hal yang dapat membatalakan puasa dan salah satunya adalah masuknya sesuatu kedalam tubuh dari lubang-lubang terbuka, seperti: telinga, anus hidung, dsb.          Pembaca yang budiman, ada satu pertanyaan berkenaan dengan salah satu faktro pembatal puasa di atas, yaitu: bagaimana status puasa seseorang yang mengidap penyakit ambeien, batalkah? Sahkah? Sekilas tentang ambeien. Sesuai dengan informasi yang kami dapat dari salah satu pengidapnya, setiap sehabis buang air besar ia akan memasukkan kembali ujung usus besar yang keluar saat BAB ke dalam anus. Jika tidak demikian mak...