Shadow

Tag: basmalah

KAJIAN TAFSIR BASMALAH (bagian dua)

KAJIAN TAFSIR BASMALAH (bagian dua)

TAFSIR AHKAM
Apakah basmalah itu ayat al-Fatihah إِنَّهُ مِنْ سُلَيْمَانَ وَإِنَّهُ بِسْمِ اللَّهِ الرَّحْمَٰنِ الرَّحِيمِ [٢٧:٣٠] Sesungguhnya surat itu, dari SuIaiman dan sesungguhnya (isi)nya: "Dengan menyebut nama Allah Yang Maha Pemurah lagi Maha Penyayang. Basmalah yang ada pada surat An-Naml ayat:30 di atas ulama' sepakat bahwa ia adalah bagian dari ayat al-Qur'an. Ulama berbeda pendapat mengenai keberadaan basmalah pada surat al-fatihah dan surat-surat yang lain. Madzhab Hanafi Ulama' Hanafiyah berpendapat bahwa penulisan basmalah didalam mushaf menunjukkan bahwa basmalah adalah ayat al-Qur'an, namun penulisan itu tidak menunjukkan bahwa basmalah adalah ayat dari semua surat dalam al-Qur'an termasuk surat al-Fatihah. Basmalah diturunkan sebagai pemisah antara surat satu dengan yang la...
Tafsir Basmalah (bagian satu)

Tafsir Basmalah (bagian satu)

TAFSIR AHKAM
Kajian tafsir - 1 Tafsir Basmalah (bagian pertama) Oleh: Nidhom Subkhi Rifa'i   بسم الله الرحمن الرحيم Dengan nama Allah yang Maha pengasih lagi Maha penyayang   Sahabat tafaqquh, sekalipun pembahasan tafsir Basmalah sudah banyak disampaikan, baik melalui majlis-majlis ta'lim, halaqoh-halaqoh maupun melalui tulisan-tulisan termasuk media masa, media sosial yang saat ini amat mudah kita akses. Redaksi tafaqquh.id sebagai media yang "baru lahir" sepakat untuk menjadikan basmalah sebagai salah satu kajian pembuka, mendahului kajian-kajian yang lain. Untuk itu dalam edisi perdana tafsir ahkam ini kami, redaksi tafaqquh.id mempersembahkan tafsir basmalah kepada para pengunjung. Semoga dengan pembahasan ini tafaqquh.id dan juga halaqoh tafaqquh fiddin (kegiatan offline t...
Kajian ٍSafinah ke-2

Kajian ٍSafinah ke-2

KAJIAN KITAB
MUQODDIMAH (Bagian kedua) Tafsir Basmalah Bismillahi  terdiri dari bi, ismi, dan Allahi. 'Bi' dalam ilmu nahwu adalah huruf jer yang berfaedah mushohabah ma'at tabarruk, yakni menunjukkan arti bersamaan dan mengaharap keberkahan. Huruf jer selalu berhubungan (ta'alluq) dengan fiil (aktifitas). Kalimat yang menjadi ta'alluq 'bi' ini biasanya disebutkan dalam lafadz, namun tak jarang pula dibuang sepeti pada bismillahi ini. Tidak menyebutkan ta'alluqnya 'bi' ini agar bismillah selalu berta'alluq dengan aktifitas apa saja yang dilalakukan. Ketika mengawali makan misalnya, maka bismillah berarti "bersamaan aku makan, aku mengharap keberkahan nama Allah", ketika minum artinya menjadi "bersamaan aku minum, aku berharap keberkahan nama Allah", dan seterusnya sesuai aktifitas apa yang dilakuk...