Sabtu, Mei 18
Shadow

Doa Menghadapi Wabah Penyakit

Syaikh Taqiyuddin as-Subki pernah menuliskan kisah wabah yang terjadi pada tahun 49 H. pada putranya, Abu Hamid:

“Dulu, waktu kejadian wabah itu. Ada salah satu lelaki shalih yang bermimpi bertemu baginda Nabi shallallahu alayhi wasallama. Seakan beliau duduk di masjid jami’ Bani Umayyah dan dikelilingi masyarakat sekitar. Merekapun bertanya bagaimana cara menghilangkan wabah ini.

Lalu Kanjeng Nabi SAW. bersabda: ‘Berdoalah dengan ini:

يا ودود، ياودود، يا ذا العرش المجيد، يا مبدئ يا معيد، يا فعَّال لما يريد. أسألك بنور وجهك الذي ملأ أركان عرشك، وبقدرتك التي قدرت بها على خلقك، وبرحمتك التي وسعت كل شيء ارفع عنا هذا الوباء

O, dzat pemberi harapan.
O, dzat yang memberi cinta.
(Kata Al-Wadûd berasal dari akar kata wadda. Kata Al-Wadud terambil dari akar kata yang terdiri dari huruf wawu dan dal berganda, yang mengandung arti “cinta” dan “harapan”.Namun, bukan sembarang cinta, tetapi cinta yang mampu melapangkan dan mengosongkan dada dari segala keburukan. Dengan kata lain, Al-Wadûd adalah cinta plus)
O, dzat pemilik ars yang dimulyakan.
O, dzat yang membuat permulaan dan yang mengembalikan.
O, dzat yang melakukan sekehendakNya.
Kupinta padaMu dengan perantara cahaya dzatMu yang memenuhi sisi-sisi arsMu. Dan dengan kekuasaanMu yang Engkau mampu melakukan segala hal pada makhluqMu. Serta dengan rahmatMu yang memenuhi segala hal. Hilangkanlah dari kami, WABAH ini'”.

….

Syaikh al-Adiib Syihabuddin bin Abi Hajlah dalam kitabnya yang menjelaskan masalah thaun berkata: “Sungguh! Sebagian shaalihin ada yang bertutur: Sesuatu yang paling besar (Ampuh) untuk menghalau thaun dan lainnya, yakni bencana-bencana besar. Adalah memperbanyak bacaan shalawat pada Baginda Nabi shallallahu alayhi wasallama”.

Wallahu A’lam bis-Shawaab.
Nuqilan dari kitab Badzlul-Maun Fi Fadlit-Thaaun hal 333 karya Syaikh Ibnu Hajar al-Asqalaani.

Mas Yai Hizbulloh al-Haq al-Nganjuki

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.